Selasa, 10 Januari 2012

Sejarah Linux

Linux (diucapkan ˈlɪnəks atau /ˈlɪnʊks/) adalah nama yang diberikan kepada sistem operasi komputer bertipe Unix. Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama. Seperti perangkat lunak bebas dan sumber terbuka lainnya pada umumnya, kode sumber Linux dapat dimodifikasi, digunakan dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapa saja. Nama "Linux" berasal dari nama pembuatnya, yang diperkenalkan tahun 1991 oleh Linus Torvalds. Sistemnya, peralatan sistem dan pustakanya umumnya berasal dari sistem operasi GNU, yang diumumkan tahun 1983 oleh Richard Stallman. Kontribusi GNU adalah dasar dari munculnya nama alternatif GNU/Linux. Linux telah lama dikenal untuk penggunaannya di server, dan didukung oleh perusahaan-perusahaan komputer ternama seperti Intel, Dell, Hewlett-Packard, IBM, Novell, Oracle Corporation, Red Hat, dan Sun Microsystems. Linux digunakan sebagai sistem operasi di berbagai macam jenis perangkat keras komputer, termasuk komputer desktop, superkomputer, dan sistem benam seperti pembaca buku elektronik, sistem permainan video (PlayStation 2, PlayStation 3 dan XBox), telepon genggam dan router. Para pengamat teknologi informatika beranggapan kesuksesan Linux dikarenakan Linux tidak bergantung kepada vendor (vendor independence), biaya operasional yang rendah, dan kompatibilitas yang tinggi dibandingkan versi UNIX tak bebas, serta faktor keamanan dan kestabilannya yang tinggi dibandingkan dengan sistem operasi lainnya seperti Microsoft Windows. Ciri-ciri ini juga menjadi bukti atas keunggulan model pengembangan perangkat lunak sumber terbuka (opensource software). Sistem operasi Linux yang dikenal dengan istilah distribusi Linux (Linux distribution) atau distro Linux umumnya sudah termasuk perangkat-perangkat lunak pendukung seperti server web, bahasa pemrograman, basisdata, tampilan desktop (desktop environment) seperti GNOME,KDE dan Xfce juga memiliki paket aplikasi perkantoran (office suite) seperti OpenOffice.org, KOffice, Abiword, Gnumeric dan LibreOffice. Sistem operasi Linux yang dikenal dengan istilah distribusi Linux (Linux distribution) atau distro Linux umumnya sudah termasuk perangkat-perangkat lunak pendukung seperti server web, bahasa pemrograman, basisdata, tampilan desktop (desktop environment) seperti GNOME,KDE dan Xfce juga memiliki paket aplikasi perkantoran (office suite) seperti OpenOffice.org, KOffice, Abiword, Gnumeric dan LibreOffice.

Linux Centos

CentOS, yang merupakan singkatan untuk Community Enterprise Operating System, adalah hasil dari kelompok kontributor open source dan pengguna yang bekerja sama untuk mengembangkan solusi Linux yang tersedia secara bebas untuk pengguna yang tidak memerlukan banyak dukungan komersial untuk mencapai tujuan mereka. CentOS dikompile dari SRPM RHEL maka CentOS 100% kompatible dengan RHEL, isi dari CentOS hampir sama dengan RHEL. Lalu, apa bedanya? Bedanya pada CentOS semua atribute RHEL dibuang, misalnya README.TXT RHEL diganti menjadi README.TXT CentOS. Saat ini CentOS sudahmenyediakan versi 6.0. Dengan jumlah CD instalasi sebanyak 4 buah, produk CentOS ini mendukung prosesor i586 dan i686, dan juga semua platform yang kompatibel. CentOS ditargetkan untuk siapa saja yang membutuhkan stabilitas “enterprise class operating system stability” tanpa biaya lisensi dan subscription (layanan dukungan)bila tidak dibutuhkan sertifikasi maupun dukungan dari Red Hat. Tipikal daripengguna CentOS merupakan organisasi-organisasi atau individu yang tidak memerlukan dukungan komersial yang kuat, seperti halnya RHEL. Pengguna dan komunitas CentOS diklaim aktif dan tumbuh pesat, sementara pengembangnya menanggapi dengan rebuild yang cepat, menyediakan packages, dan extensiv mirror network. Pengembang yang responsif dengan multiple free support avenues termasuk IRC Chat, Mailing Lists, Forums, dan FAQ. Kemampuan penuh dari RedHat dan bersifat Open Source, menjadi kelebihan dari distro ini yang menjadikan distro ini handal digunakan untuk Desktop maupun Server. Meskipun keberadaan CentOS sangat tergantung pada Red Hatnamun hal ini justru memberikan nilai tambah, karena Red Hat merupakan satu-satunya distro komersial Linux yang dipakai secara luas di perusahaan besar dansatu-satunya distro Linux yang didukung oleh CPanel (CPanel adalah kontrol panel terbanyak dipakai oleh perusahaan hosting, hampir 100% hosting menggunakan CPanel). Kelebihan CentOS -CentOS sangat kompatibel dengan RH - Merupakan OS freeware yang sangat handal untuk skala Enterpise- Merupakan satu-satunya OS freeware yang didukung resmi oleh CPanel - Drivers RHEL dapat dipakai oleh CentOS karena isi CentOS adalah RHEL Kekurangan CentOS - Tergantung pada distro RH. Karena itu CentOS selalu keluar setelah RH - Kata "enterprise" membuat pemula takut dan memilih Fedora - Penampilan website CentOS yang kurang menarik- Kurangnya dokumentasi mengenai CentOS secara khusus Setting IP address pada sistem operasi Linux bisa dilakukan dalam dua mode yaitu mode teks (Console) dan mode GUI.

Langkah-langkah Pengiriman Data Pada OS Centos


=> File yang tadi sudah kita paketkan datanya dan dikompres, akan kita kirim ke komputer lain, misalnya computer user5. Dengan menggunakan perintah scp namafile IPtujuan/hostname:/direktori penyimpanan.
Contoh : scp belajarlagi.tar.gz 150.160.70.5:/home/tugas (/home/tugas maksudnya direktori pada user 5 dimana disimpan data yang dikirim)


=> Apabila data yang ingin kita kirim adalah suatu folder, maka perintahnya adalah : scp –r namafolder IP tujuan/hostname:/direktori penyimpanan.
contoh : misalnya folder yang ingin kita kirim adalah linux, sebelumnya kita paketkan dulu foldernya dengan perintah tar dan gzip.(langkahnya sama seperti di atas) menjadi linux.tar.gz. Maka perintahnya seperti ini : scp –r linux.tar.gz 150.160.70.5:/home/tugas


=> Jika data yang ingin kita kirim lebih dari 2, maka perintahnya : scp namafile1 namafile2 namafile-n IPaddress/hostname:/direktori penyimpanan. contoh: scp tugas1.tar.gz tugas2.tar.gz 150.160.70.5:/home/tugas

Langkah-Langkah Pemaketan Data Pada OS Centos

Jika kita ingin mengirimkan data, biasanya data yang mau kita kirim dikompres dulu, biar ukurannya lebih kecil, sehingga proses pengiriman data jadi lebih cepat. Di dalam Linux Centos juga ada pemaketan data, seperti pada Windows OS..Kalo di Windows ada yang namanya winzip, nah di Linux Centos ada yang namanya Gzip…Nah, kita tengok ajah gimana caranya pemaketan data dalam Linux Centos…

PEMAKETAN DATA
=> Langkah pertama, kita login ke Centos dengan username root. Kemudian kita buat file dengan perintah Cat atau editor Vi. Contoh : vi belajar(dengan editor Vi), atau Cat >>belajar(dengan perintah Cat).



=> Setelah itu kita paketkan filenya dengan perintah tar –cf namapaket.tar namafile. Contoh : tar –cf belajarlagi.tar belajar.



=> Kemudian ekstensi file akan berubah menjadi belajarlagi.tar . Untuk mengekstak file tar kita gunakan perintah tar –xvf namapaket.tar. Contoh: tar –xvf belajarlagi.tar



=> Jika ingin menambahkan file lain dalam folder yang akan dikirim. Misalnya pada folder linux.tar., maka perintahnya : tar –rf namapaket.tar namafile. Contoh : tar –rf linux.tar latihan.tar

=> Untuk melihat isi file dari paket data tadi, kita gunakan perintah : tar –tvf namapaket.tar. Contoh : tar –tvf belajarlagi.tar



=> File tar tadi kemudian kita kompres dengan perintah gzip namafile. Contoh: gzip belajarlagi.tar. Kemudian ekstensinya akan menjadi belajarlagi.tar.gz.



=> Kalo ingin mengekstrak file Gzip menggunakan perintah gunzip namafile.zip. contoh : gunzip belajarlagi.tar.gz.